Daerah yang terkena banjir meliputi beberapa desa/kelurahan di tiga kecamatan dengan kedalaman bervariasi mulai dari setinggi mata kaki sampai 150 cm. Berdasarkan data yang dihimpun BPBD Kabupaten Trenggalek, banjir menggenangi Kelurahan Tamanan, Kelurahan Kelutan, Desa Sambirejo, Desa Salamrejo, Desa Pogalan dan Desa Ngadirenggo. Tercatat 2280 warga tergenang banjir, 1 rumah rusak dan 2 sekolah dasar di Ngadirenggo terpaksa diliburkan.
Untuk membantu warga yang terkena banjir Pemerintah Kabupaten Trenggalek tidak hanya tinggal diam. Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial yang mendirikan dapur umum untuk menyediakan makanan bagi korban banjir. Sampai Rabu siang telah mendistribusikan 2500 nasi bungkus ke daerah yang terkena banjir, dan akan tetap menyediakan nasi bungkus selama masih diperlukan dengan melihat keadaan dilapangan. BPBD Kabupaten Trenggalek juga telah mendistribusikan makanan 50 dus makanan siap saji, 380 paket sembako, 2500 karung dan bronjong. Sementara BPBD Provinsi Jawa Timur telah mengirimkan 1600 dus makanan siap saji, setiap dus berisi 36 kaleng makanan.
[Kominfo-Humas]
Hujan yang mengguyur sebagian besar wilayah trenggalek Selasa malam telah menyebabkan bencana banjir di beberapa daerah. Hujan deras mulai turun sekitar pukul 19.00 dan menyebabkan banjir sekitar pukul 02.00 dini hari pada Rabu (22/2). Banjir ini disebabkan sungai tidak mampu menampung air hujan yang cukup deras sehingga meluber dan menggenangi sawah serta rumah-rumah warga. Terutama wilayah yang berada di sekitar Sungai Ngasinan.