PEMERINTAH KABUPATEN TRENGGALEK

www.trenggalekkab.go.id

  • Facebook
  • Twitter
  • Youtube
  • Printer
LINK DOWNLOAD PANDUAN siMAYA, SENIN 17 JULI 2017

Dibuat pada: 2017-08-02 13:06:59 - 4065 Hits

72 Paskibraka Trenggalek mulai jalani pelatihan

Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-72 resmi dibuka oleh Bupati Trenggalek Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc di Pendhopo Manggala Praja Nugraha, Selasa (1/8).  Sebanyak 72 anggota calon paskibra yang terdiri dari siswa-siswi tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), tengah dipersiapkan untuk pengibaran bendera 17 Agustus, dan akan menjalani pelatihan selama kurun waktu 16 hari hingga waktu pelaksanaan pengibaran bendera saat upacara 17 Agustus nanti.  Selama menjalani karantina pelatihan mereka tak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai bagaimana cara baris-berbaris yang benar, namun juga akan di tempa kedisiplinan secara penuh dan juga pemupukan jiwa rasa cinta tanah air.

 
Dalam laporan yang dibacakan oleh Kepala Disdikpora Trenggalek Drs. Kusprigianto, MM selaku Ketua Panitia, dirinya memaparkan bahwa sebanyak 72 peserta yang mengikuti pelatihan diambil dari komposisi siswa-siswi tingkat SMA, SMK, MA di Kabupaten Trenggalek baik dari sekolah negeri maupun swasta.  Sementara waktu dan tempat pelaksanaan pelatihan akan berlangsung mulai 31 Juli hingga 18 Agustus 2017 di Pendhopo Manggala Praja Nugraha dan Kantor BLK sebagai asrama tempat menginap saat menjalani pelatihan.  Pelatihan Paskibraka sendiri ditujukan tak hanya untuk menunjukkan keseragaman dalam baris-berbaris namun juga untuk memupuk jiwa-jiwa patriotisme bagi peserta. Tak ayal 5 pelatih yang didatangkan pun sangat selaras dengan cerminan dari kedisiplinan dan patriotisme itu sendiri, yaitu 2 pelatih TNI dari KODIM 0806 Trenggalek, 2 pelatih dari Polres Trenggalek, dan 1 orang dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek.
 
Sementara itu Bupati Trenggalek Dr.Emil Elestianto Dardak, M.Sc dalam sambutannya menekankan bahwa siswa-siswi peserta paskibra merupakan proyeksi pemuda sebagai aset bangsa Indonesia, pasalnya sejak dahulu pemuda sudah mempunyai peranan penting dan bukti konkrit pada masa-masa perebutan kemerdekaan yaitu saat para pemuda membawa Ir.Soekarno ke Rengasdengklok.
 
"Selain proklamator kita, peran dari para pemuda  berani membawa Bung Karno ke Rengasdengklok.  Dan meyakinkan Bapak proklamator kita untuk memproklamirkan kemerdekaan Indonesia, memanfaatkan momentum jatuhnya jepang untuk segera merebut kemerdekaan," tutur Bupati.
 
" Disisi lain ini adalah suatu kehormatan untuk bisa mencurahkan detik, menit, jam, hari demi mengagungkan perjuangan para leluhur kita, dan memastikan  bendera merah putih berkibar dengan gagah di bumi menaksopal pada tanggal 17 Agustus 2017," tegasnya.
 
Tak mudah bagi ke 72 siswa tersebut untuk bisa menjadi peserta pelatihan paskibraka 2017, mimpi mereka untuk menjadi Paskibraka harus ditempuh melalui serangkaian perjuangan keras dengan mengikuti tahapan seleksi di sekolah terlebih dahulu, terutama dalam hal kesehatan, kesiapan jasmani, sikap, dan tinggi badan.  Dengan penyematan tanda peserta dan topi paskibra yang dilakukan oleh Bupati kepada 2 perwakilan peserta, menandai secara resmi bahwa 72 peserta telah menjadi calon paskibra untuk pengibaran bendera saat 17 Agustus nanti. (Diskominfo Trenggalek)