PEMERINTAH KABUPATEN TRENGGALEK

www.trenggalekkab.go.id

  • Facebook
  • Twitter
  • Youtube
  • Printer

Dibuat pada: 2018-04-17 07:58:35 - 232 Hits

TIM LAPANG PENILAI LOMBA DESA KABUPATEN 2018 KUNJUNGI DESA WATULIMO

Masuknya Desa Watulimo ke dalam nominasi lomba desa tingkat kabupaten di tahun 2018, menjadikan desa di pesisir selatan Trenggalek ini dikunjungi Tim Lapang penilai Lomba Desa Kabupaten Trenggalek, Senin (16/4). Tim Lapang penilai lomba desa yang dikomandani oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Djoko Wasono, S.H, M.M mendaratkan Timnya di hari pertama untuk menilai dan turun langsung di Lapangan bagaimana kesiapan dari Desa Watulimo dalam mengikuti Lomba Desa Tingkat Kabupaten 2018.

Begitu tiba di lokasi Balai Desa Watulimo, tim lapang langsung disambut dengan tarian Langen Beksan yang di tampilkan oleh siswi SMPN 2 Watulimo. Ketua Tim penilai lapang Djoko Wasono, S.H., M.M saat memberikan sambutannya menuturkan bahwa Tim Lapang akan menilai berdasarkan fakta riil dilapangan, kondisi riil yang ia maksudkan adalah kondisi yang ada pada desa tersebut di setiap harinya dan bukan kondisi yang dibuat semata hanya saat perlombaan berlangsung.  Sehingga apa yang ada pada indikator pembangunan pada desa yang dinilai harus benar-benar sesuai fakta dan kondisi riil di Lapangan.  

Dirinya juga mengatakan bahwa akan ada 3 bidang yang akan dinilai oleh tim juri selama berada di Desa Watulimo. 3 indikator tersebut adalah Bidang Pemerintahan Desa, Bidang Kewilayahan Desa, dan Bidang Kemasyarakatan Desa.  

Menanggapi datangnya tim penilai lapang ke desanya, Kepala Desa Watulimo Sri Partini, S. Pd. menjelaskan bahwa desa yang dipimpinnya telah melakukan berbagai persiapan.  Berbagai jurus ampuh pun sudah disiapkan oleh Desa Watulimo, salah satunya adalah adanya rumah aspirasi dan rumah budaya. Di rumah aspirasi Desa Watulimo, warga dapat menyalurkan aspirasi bahkan informasi darurat yang memerlukan penanganan cepat hanya dengan menggunakan  media jejaring sosial Whatsapp. Begitu juga dengan rumah budaya, ditempat tersebut dijadikan wadah oleh Desa Watulimo untuk warganya mengembangkan potensi budaya lokal yang ada.

"Program unggulannya ada rumah budaya, usaha kecil menengah. Di rumah budaya itu ada komunitas bukan hanya ditingkat Desa tapi Kecamatan dan bahkan dari Kabupaten lain.  Mulai dari seni budaya sampai kerajinan dan pengolahan pangan ada di rumah budaya," ungkap Kades Watulimo.

Usai melakukan penilaian hari pertama di Desa Watulimo, rencananya Tim penilai lapang akan melanjutkan kunjungan ke desa nominasi yang lain yaitu Desa Pandean Durenan dan Desa Ngetal Pogalan keesokan harinya lagi. Dari ketiga desa tersebut akan diambil 1 juara lomba desa yang akan mewakili Kabupaten Trenggalek untuk lomba desa ditingkat yang lebih tinggi yaitu lomba desa tingkat provinsi. Diskominfo Trenggalek