PEMERINTAH KABUPATEN TRENGGALEK

www.trenggalekkab.go.id

  • Facebook
  • Twitter
  • Youtube
  • Printer

Dibuat pada: 2016-07-15 09:31:09 - 3641 Hits

Targetkan WTP 2017 Wakil Bupati memimimpin Rakor terkait Catatan LHP BPK RI Tahun Anggaran 2015
Cukup lama terbelenggu nilai raport merah dalam audit BPK RI, Pemerintahan baru Kabupaten Trenggalek, Bupati Trenggalek Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc  dan Wakil Bupati Trenggalek H. Mochamad. Nur Arifin serius memikirkan pencapaian predikat Wajar Tanpa Pengecualian dalam audit BPK tersebut. Pemerintah Kabupaten Trenggalek menargetkan bisa mencapai WTP pada tahun anggaran 2017 mendatang. Untuk bisa mencapai WTP tersebut. Kamis, 14 Juli 2016 bertempat ruang bhawarasa H. Mochamad. Nur Arifin Wakil Bupati Trenggalek pimpin langsung rapat koordinasi dengan jajaran SKPD terkait untuk bisa mengurai simpul-simpul  yang menghambat tercapainya predikat tersebut.

Pada kesempatan ini, setelah usai memimpin rapat koordinasi dengan H. Mochamad. Nur Arifin Wakil Bupati Trenggalek menyampaikan rapat ini dalam rangka membentuk tim tindak lanjut hasil temuan di LHP BPK untuk percepatan penyelesaian. Memang kita menargetkan  WTP di tahun 2017 besok, akan tetapi tidak menutup kemungkinan di tahun 2015 ini untuk bisa kita selesaikan,” ungkapnya.

“Makanya tadi saya mengintruksikan betul, seharusnya setelah kita mendapatkan rekomendasi kita seharusnya segera merencanakan aksi, selanjutnya Bapak Bupati terus menindaklanjuti  ke SKPD. Seharusnya kirim administrasi saja sudah cukup, namun tidak bisa seperti itu. Kalau secara administrasi saja kita bisa selesai, namun  yang kita inginkan masalahnya benar-benar terurai.” tegas Wabup.

Wabup meminta komitmen SKPD untuk menibdaklanjuti temuan pada hasil audit BPK. Seperti masalah aset, masalah keuangan dan juga masalah hukum akan  segera diselesaikan, biar semuanya bisa tuntas. "Sehingga pemerintahan kita bisa mendapatkan predikat WTP,” imbuhnya. “Karena percuma bila kita nanti mempunyai banyak program untuk masyarakat yang cukup bagus, namun raport kita masih merah ya percuma. Makanya kita selesaikan dululah, kita harus WTP,” pungkasnya.

Sumber: Bagian Humas dan Protokol