PEMERINTAH KABUPATEN TRENGGALEK

www.trenggalekkab.go.id

  • Facebook
  • Twitter
  • Youtube
  • Printer

Dibuat pada: 2020-07-14 12:16:46 - 404 Hits

PENAMBAHAN 4 PASIEN TERKONFIRMASI COVID-19 DI KABUPATEN TRENGGALEK, PASIEN 39,40,41 DAN 42

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Trenggalek dr.Murti Rukiyandari kembali mengumumkan terdapat 4 kasus baru di Kabupaten Trenggalek, Senin (13/7/2020).

Pasien 39 seorang Laki-laki berusia 48 tahun dari Desa Sumberingin Kecamatan Karangan. Pasien 39 adalah seorang pelaut menangkap ikan dan selama kontrak sekitar 8 bln berada di atas kapal

Tanggal 01 Juni 2020 kemarin, Pasien ini diperiksa swab dan mengikuti karantina di wisma atlit setelah kembali dari Jepang.

05 Juni hasil swab keluar negatif dan Pasien 39 diperbolehkan pulang ke Trenggalek. Setelah sampai di Trenggalek melaksanakan isolasi mandiri di Rumah Kosong Desa Gondang Tugu.

Tanggal 19 Juni Isolasi mandiri selesai dan pasien 39 kembali ke rumahnya. Selama di rumah pekerjaannya adalah mengurus peternakan telur puyuh. 07 juli pasien 39 bepergian ke Jakarta menggunakan transportasi umum / bus, untuk mengikuti medical check up dan swab dari perusahaannya. 3 hari kemudiab Hasil swab keluar pasien 39 dinyatakan positif dan menjalani karantina di wisma atlit Jakarta.

Mendengar laporan ini, Puksesmas melakukan tracing dan melaksnakan rapid tes kepada 4 orang kontak erat dengan hasil non reaktif.
Kesimpulan sementara yg didapatkan kemungkinan terpapar virus saat perjalanan dari Trenggalek ke Jakarta dengan menggunakan Transportasi Umum/Bus.

Kasus baru lainnya seorang perempuan berusia 46 tahun, Desa Besuki Kecamatan Munjungan yg selanjutnya disebut sebagai pasien Nomor 40.
Pasien 40 bekerja sebagai penjaga kost dengan suami di kost untuk mahasiswa di daerah Citraland. Penghuni kost sudah kosong mulai Maret 2020. Selama di Surabaya biasanya pasien 40 memenuhi kebutuhan sehari-harinya dengan berbelanja di tukang sayur keliling dan beberapa kali ke swalayan

Tanggal 5 Juli 2020, Pasien 40 dan suami pulang ke Munjungan naik mobil carteran. Setibanya di Munjungan keluarga sudah menyediakan rumah untuk isolasi Pasien 40 dan suami (anggota keluarga yang lain tinggal di rumah sebelahnya untuk kebutuhan logistic disalurkan tanpa tatap muka)

7 Juli Puskesmas melaksanakan rapid test untuk pasien 40 dan suaminya dgn hasil pasien 40 reaktif IgG dan suami non reaktif. 10 Juli RSUD melaksanakan swab dan satu hari kemudian hasil pemeriksaan swab keluar dan pasien 40 dinyatakan positif terkonfirmasi. Diduga pasien ini tertular atau terpapar virus dari Surabaya

Kemudian Pasien 41 adalahseorang laki-laki usia 59 tahun, Desa Sukosari Kecamatan Trenggalek. Pasien ini bekerja sebagai Tukang bangunan di Surabaya.

Tanggal 6 Juli 2020 pasien ini bersama 1 orang rekannya pulang ke trenggalek menggunakan sepeda motor langsung pulang dan tidak singgah dimanapun, selanjutnya pasien melakukan isolasi mandiri di rumah.

Tanggal 9 juli dilaksanakan rapid tes di Puskesmas dengan hasil reaktif. Tim puskesmas menindaklanjuti dengan melaksanakan tracing ke rumah pasien 41. 10 juli RSUD melakukan uji swab dan satu hari kemudian Pasien Pasien 41 dinyatakan positif covid 19. Disinyalir pasien ini terpapar virus dari Surabaya

Sedangkan pasien ke 4 adalah seorang laki-laki usia 59 tahun, Desa Ngadirenggo Kecamatan Pogalan yg selanjutnya disebut sebagai pasien nomer 42. Pasien ini bekerja sebagai Pedagang berjualan alat pertukangan di Malang

Tanggal 29 Juni beraktifitas berjualan alat pertukangan di pasar Blimbing, Malang. Ikut berjamaah di masjid, masjid tersebut menerapkan physical distancing. 30 Juni pasien ini pulang ke trenggalek menggunakan transportasi umum (Travel) bersama 1 orang penumpang dari tulungagung dan 1 orang dari Jetis Ponorogo

Tanggal 03 juli pasien 42 ini melaksanakan sholat jumat di masjid, masjid tersebut menerapkan protocol physical distancing. 04 juli warga melaporkan kedatangan Pasien 42 ke puskesmas. Selanjutnya puskesmas melaksanakan pemantauan dan KIE.

Pada tanggal 07 juli Pasien ini mengalami keluhan kesehatan berupa batuk pilek dan meriang kemudian berobat ke puskesmas dan dilakukan rapid dengan hasil reaktif. 10 Juli RSUD melaksanakan uji swab dan tanggal 11 Juli hasil swab keluar dan Pasien 42 dinyatakan positif Covid-19. Disinyalir pasien ini kemungkinan tertular atau terpapar virus dari Malang

Untuk pasien 39 melanjutkan Isolasi di Wisma Atlit, pasien 40, 41 dan 42 saat ini masih dirawat di Isolasi di Asrama Covid-1 BKD dan asrama 2 Dinkes PPKB

Sehingga sampai saat ini jumlah kasus ada 42 orang, 22 dinyatakan sembuh tersisa 20 orang blm sembuh yaitu 12 orang berada di Asrama Covid-1 dalam kondisi sehat, 6 orang di asrama Covid 2 Dinkes PPKB, 1 orang di RSUD dan 1 orang di Wisma Atlet Jakarta. Diskominfo Trenggalek