Berlangsung di Pendhapa Manggala Praja Nugraha, serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dan Syah Muhamad Natanegara dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

pemerintahan

05 March 2021

107
Berlangsung di Pendhapa Manggala Praja Nugraha, serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dan Syah Muhamad Natanegara dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Selepas Sertijab, Bupati Nur Arifin menuturkan akan prioritaskan terhadap beberapa hal dimasa kepemimpinannya dalam 3 tahun kedepan.

Beberapa hal tersebut meliputi aspek ekonomi inklusif, peningkatan sumber daya manusia, dan lingkungan hidup dimasa

Di bidang peningkatan SDM, Bupati muda ini menekankan akan fokus terhadap penanganan stunting dan human development index demi mendorong peningkatan sumberdaya manusia di Trenggalek.

Dijelaskan olehnya untuk SDM di pesantren yang selama ini sudah bersekolah tetapi tidak mendapatkan pendidikan formal juga akan diupayakan masuk dalam prioritas kejar paket.

Selanjutnya Pemerintah Desa juga diminta untuk mendata agar anak-anak yang harusnya sudah masuk usia sekolah bisa segera masuk PAUD, kelompok belajar maupun Taman Kanak-Kanak.

"Sehingga nanti angka partisipasi kasarnya, angka lama sekolahnya bisa jadi baik," ungkapnya.

Selanjutnya untuk penguatan di sektor perekonomian, Bupati juga menyebutkan bahwa PKK saat ini memiliki data untuk UMKM dibawah Dekranasda serta 5000 pengusaha perempuan.
.
Pria yang akrab disapa Mas Ipin ini juga mengaku ingin membangun sebuah creative lab yang didalamnya terdapat kurasi, master of design, school of coding untuk bisa berkolaborasi dengan UMKM.

Terakhir, tantangan selanjutnya menurut Bupati adalah menciptakan indeks kota hijau, hal ini dikarenakan harus mengukur kadar karbon.

Lalu bagaimana transportasi yang sustainable, jalur pejalan kaki dan sepeda yang lebih banyak dibandingkan dengan kendaraan bermotor, cakupan ruang terbuka hijau, air bersih

"Ini tiga hal besar, jadi kita aspek ekonomi yang inklusif kemudian sumberdaya manusia dan juga lingkungan hidup," pungkasnya. Diskominfo Trenggalek