Jalin Kerja Sama Dengan PT.Bintang Toedjoe Untuk Kembangkan Jahe Merah, Petani Trenggalek Semakin Naik Kelas

inovasi

04 June 2021

70
Jalin Kerja Sama Dengan PT.Bintang Toedjoe Untuk Kembangkan Jahe Merah, Petani Trenggalek Semakin Naik Kelas

Kembangkan komoditas jahe merah, BUMDesma Sari Bumi yang mewadahi para petani jahe merah di Kecamatan Pule menjalin kerjasama dengan PT.Bintang Toedjoe.
.
Jalinan kerjasama BUMDesma tiga desa (Pakel, Pule, Jombok) ini turut disaksikan oleh Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Direktur Pengembangan Koperasi dan UKM Bapenas, Ahmad Dading Gunadi di Desa Pule Kecamatan Pule, Kamis (3/6/2021).
.
Bupati Nur Arifin berharap jalinan kerjasama ini mampu membawa petani Trenggalek utamanya petani jahe merah di wilayah Kecamatan Pule bisa naik kelas. Kolaborasi Masyarakat untuk Kesejahteraan (KOMPAK) turut andil dalam pendampingan guna terwujudnya kerjasama ini.
.
"Jadi intinya ikhtiar kali ini mulai dari Bappenas kemudian Kemenkop, Dinas di Provinsi, sampai kita yang ada di Kabupaten," tuturnya.
.
Kedepan Bupati menginginkan petani jahe merah di kecamatan ini tidak hanya sebatas menyediakan pasokan jahe merah di sektor hulu saja, akan tetapi juga bisa merambah sektor hilir.
.
Dalam kerjasama ini, di sektor hulu permodalan petani jahe merah akan didukung oleh iGrow, sedangkan teknologi akan didampingi oleh startup Agradaya.
.
Melalui pengolahan hingga ke sektor hilir, Bupati berharap petani jahe merah di Kecamatan Pule akan mendapatkan nilai ekonomis lebih dari komoditas yang dijual.
.
"Jadi semua aktornya lengkap disini. Harapannya petani tidak lagi menjual jahe kunyit temulawak dalam bentuk empol tapi sudah dalam bentuk simplisia kering yang harganya itu bisa 2 kali lipat," ungkapnya.
.
"Ada keuntungan lebih berkali lipat disitu. Dan itu inginnya kita kerjakan tidak oleh orang lain, tidak oleh perusahaan, tapi benar-benar rakyat dari Bumdesma," lanjutnya.
.
Lebih lanjut, Bupati Nur Arifin menjelaskan keberadaan teknologi solardome yang ada bisa disebarkan bagi seluruh petani, sehingga jumlah nilai dari kelompok tani kedepan bisa menjual dalam bentuk kering.
.
Sementara itu Direktur Pengembangan Koperasi dan UMKM Bapenas, Ahmad Dading Gunadi menyebut kerjasama ini merupakan salah satu program untuk meningkatkan pendapatan petani, baik dari bagian rantai nilai antara hulu ke hilirnya seluruhnya akan terhubung.

Sehingga kapasitas produksi korporasi perusahaan bisa masuk kedalam ranahnya petani yang membawa dampak perbaikan ekonomi dan dunia wirausaha sekitar.
.
"Karena tadi ada hubungan yang terus menerus, nilai sosial dan ekonomi tumbuh diantara petani dan perusahaan," jelasnya.
.
"Ini menurut saya sangat baik.  Kalau individu individu sulit berjuang, kalau kelompok itu akan lebih baik akan meningkatkan nilai bersama," pungkasnya.  (Kominfo Trenggalek)