Monitoring Penerapan PPKM Darurat, Bupati Bersama Forkopimda Lakukan Grebek Desa

covid-19

06 July 2021

140
Monitoring Penerapan PPKM Darurat, Bupati Bersama Forkopimda Lakukan Grebek Desa

Hari ketiga penerapan PPKM Darurat, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lakukan Grebek Desa dengan meninjau titik tes swab antigen dan vaksinasi masal di sejumlah desa, Senin (5/7/2021).

Bupati Nur Arifin menuturkan untuk mempercepat penanganan Pandemi COVID-19, Kabupaten Trenggalek mentargetkan dalam 1 hari melakukan 1000 tes swab antigen kemudian 12.000 Vaksin. Titik Vaksinasi masal akan berada di desa-desa dimana sebelum di vaksin, wajib dilakukan tes swab antigen terlebih dahulu.

Dalam kesempatan ini juga, Bupati Nur Arifin ingin memastikan penerapan micro lockdown di lakukan di lingkungan yang terdapat kasus positif covid. Micro Lockdown harus dilakukan karena fasilitas kesehatan dan gedung asrama isolasi sudah mulai penuh dan anggaran yang terbatas.

“Kalau kita tidak melaksanakan micro lockdown sumber daya yang akan dikeluarkan terlalu banyak, maka yang paling murah adalah lingkungan itu kita tutup, logistik kita penuhi, pakan ternak kita penuhi, kemudian vitamin kita penuhi, yang bergejala baru kita bawa ke fasilitas Kesehatan,” tuturnya.

“Saya tidak ingin ada pembiaran sehingga kesan daruratnya itu tidak ada, kalau dibawah tidak melakukan micro lockdown apapun yang kita lakukan ini akan sia-sia karena kuncinya di PPKM Darurat ini adalah pembatasan aktivitas dan juga micro lockdown dan sekaligus testing dan vaksinasi masal,” tambahnya.

Bupati Nur Arifin menegaskan kegiatan grebek desa ini akan terus dilakukan hingga ke 14 kecamatan, masuk ke desa-desa sehingga ada kesepahaman mulai dari pusat, daerah hingga ke tinggkat yang paling bawah dan PPKM Darurat bisa terlaksana dengan baik. Diskominfo Trenggalek