Pastikan Pelaksanaan PPKM Darurat Berjalan Optimal, Forkopimda Trenggalek Gelar Patroli Wilayah

covid-19

06 July 2021

174
Pastikan Pelaksanaan PPKM Darurat Berjalan Optimal, Forkopimda Trenggalek Gelar Patroli Wilayah

Ingin memastikan pelaksanaan PPKM Darurat berjalan optimal, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Trenggalek menggelar patroli wilayah menyusuri seputaran area pusat perkotaan Trenggalek, Senin (5/7/2021).

Disamping berpatroli menggunakan sepeda, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin juga memberikan himbauan kepada masyarakat tentang pembatasan aktifitas dimasa PPKM Darurat selama 3 Juli sampai 20 Juli 2021.

"Kita ingin memastikan pembatasan aktifitas berjalan di Kabupaten Trenggalek,kemudian memberikan himbauan ke masyarakat juga penindakan karena nampaknya PPKM Darurat ini harus terus kita siarkan kita patroli seperti ini," tutur Bupati.

Bupati Nur Arifin mengatakan pelaksanaan PPKM Darurat di Kabupaten Trenggalek berlangsung cukup optimal. Terbukti sepanjang jalan selama patroli berlangsung banyak ditemukan toko-toko yang sudah tutup, serta tempat makan yang sudah menerapkan take away.

Sedangkan bagi tempat perbelanjaan yang ditemukan masih buka, Bupati juga menempelkan stiker yang berisi himbauan pemberitahuan sehingga sosialisasi PPKM Darurat dapat berjalan lebih masif dan penindakan kedisiplinan terkait PPKM Darurat bisa tetap terjaga.

"Ini tadi hanya jam malamnya saja yang mereka pahamnya jam 10.00 masih belum tutup ini tadi langsung kita ingatkan, makanya kita tadi langsung kunjungi terus kita tempel pemberitahuannya," jelas Bupati saat meninjau salah satu pusat perbelanjaan yang ditemukan belum tutup.

"Besok kita akan cek lagi kalau masih seperti ini akan kita kenakan hukuman," tegasnya.

Disisi lain, pria yang akrab disapa Mas Ipin menyebut kebijakan PPKM Darurat mungkin bukan sesuatu yang mengenakan bagi masyarakat. Akan tetapi kebijakan ini diambil demi memutus mata rantai dan menahan laju penyebaran covid-19 yang dalam beberapa hari terakhir melonjak cukup tajam.

"Kita tahu mungkin ini bukan keputusan yang mengenakkan, tapi lebih baik kita bersakit sakit, dan sampai waktu 20 hari ini kita menahan diri tapi kedepannya kurva melandai, covid-19 bisa terkendali," ungkapnya.

"Daripada terus kemudian kita enak-enakan tapi situasinya makin memburuk makin banyak jatuh korban, kita tidak menginginkan ini semua," lanjutnya melengkapi.

Lebih lanjut, Bupati Nur Arifin meminta dukungan masyarakat untuk ikut mensukseskan PPKM Darurat di Kabupaten Trenggalek.  Gotong royong bersama ini diharapkan mampu menyelamatkan kesehatan masyarakat dan menghindarkan jatuhnya korban jiwa akibat covid-19.

"Jadi kita minta dukungannya, ini gotong royong kita, ini perjuangana kita bersama, stay at home, batasi aktifitas, dan patuhi segala aturan di PPKM Darurat ini," pungkasnya. Diskominfo Trenggalek