Tekan Kenaikan Harga, Pemkab Trenggalek Gelar Operasi Pasar Mintak Goreng Harga 13.500

ekonomi

31 January 2022

375
Tekan Kenaikan Harga, Pemkab Trenggalek Gelar Operasi Pasar Mintak Goreng Harga 13.500

Berupaya menekan kenaikan harga minyak goreng, Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggelar operasi pasar, Senin (31/1/2022).

Total sebanyak 5000 liter minyak goreng kemasan dengan harga 13.500 per liter yang disediakan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dan Perdagangan (Komidag) dalam operasi pasar kali ini.

Operasi pasar digelar pada 3 titik lokasi berbeda, halaman parkir timur Alun-alun Trenggalek, halaman kantor Kecamatan Pogalan, dan halaman kantor Kecamatan Suruh.  Pembelian untuk setiap warga dibatasi maksimal 2 liter dengan menunjukkan KTP Trenggalek sebagai persyaratan.

"Hari ini kita melaksanakan operasi sembako khususnya di minyak goreng.  Ini untuk menghadapi kelangkaan, terus harga yang masih tinggi di beberapa pasaran eceran ," tutur Bupati Nur Arifin saat dikonfirmasi usai meninjau operasi pasar bersama Forkopimda.

Selain harga kulakan yang sudah tinggi, kenaikan harga minyak goreng dipasaran ini juga ditengarai akibat kenaikan bahan baku dari minyak sawit yang dialami produsen.

Bupati mengatakan, saat ini beberapa produsen sudah komit sehingga dari pabrikan minyak goreng langsung di drop kepada daerah-daerah salah satunya Kabupaten Trenggalek.

"Alhamdulilah dari beberapa yang kita tanya tadi sebagian besar mereka juga para pelaku UMKM.  Jadi ini penting agar tidak ada kenaikan harga di sektor-sektor yang lain juga kalau produsen ini bisa mendapatkan minyak dengan harga yang sepantasnya sewajarnya insyaallah bisa baik," terangnya.

Selain meninjau operasi pasar, Bupati bersama Forkopimda juga memeriksa ketersediaan stok minyak goreng di sejumlah toko swalayan berjaringan.

"Harusnya mereka kontrol harganya bisa lebih baik. Jadi nanti saya himbau masyarakat mencari minyak gorengnya di toko-toko swalayan berjaringan, insyaallah mereka bisa terkontrol karena jaringannya waralaba nasional yang saya yakin kontrol dari pusat juga lebih baik," tegasnya.

Rencananya juga akan dilaksanakan operasi pasar susulan sesuai dari koordinasi Pemerintah Pusat, Provinsi, dan kabupaten dengan memperhatikan bagaimana pasokan dari tingkat produsen. Diskominfo Trenggalek