UPACARA HARI LAHIR PANCASILA, PEMKAB TRENGGALEK AJAK MASYARAKAT IKUT MENJAGA PENGAMALAN PANCASILA

berita

05 June 2017

1497
UPACARA HARI LAHIR PANCASILA, PEMKAB TRENGGALEK AJAK MASYARAKAT IKUT MENJAGA PENGAMALAN PANCASILA

Peringati hari lahir Pancasila yang jatuh pada hari ini tanggal 1 Juni 2017, Pemerintah Kabupaten Trenggalek laksanakan upacara bendera di Alun-alun Trenggalek. Upacara yang diikuti oleh pasukan dari unsur ASN, TNI, POLRI, NGO, dan juga pelajar tersebut dipimpin oleh inspektur upacara Bupati Trenggalek Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc. Peringatan hari lahirnya Pancasila ke-72 kali ini mengambil tema " Saya Indonesia Saya Pancasila". 

 

Pancasila merupakan hasil dari kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila tanggal 1 Juni 1945 yang dipidatokan oleh Ir.Soekarno , Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945, dan rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945. Jiwa besar para founding fathers, para ulama, dan pejuang kemerdekaan mempersatukan kita dalam persatuan Indonesia. Bupati Trenggalek saat membacakan sambutan Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya partsipasi seluruh elemen masyarakat dalam memahami dan mengamalkan Pancasila pada setiap sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. 

 

"Saya mengajak peran aktif para ulama, ustad, pendeta, pastor, bhiksu, pedanda, tokoh masyarakat, pendidik, pelaku seni dan budaya, pelaku media, jajaran birokrasi, TNI dan Polri serta seluruh komponen masyarakat untuk menjaga Pancasila. Pemahaman dan pengamalan Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara harus terus ditingkatkan. Ceramah keagamaan, materi pendidikan, fokus pemberitaan dan perdebatan di media sosial harus menjadi bagian dalam pendalaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila," ungkap Bupati. 

 

"Sekali lagi jaga perdamaian, jaga persatuan, dan jaga persaudaraan diantara kita. Mari kita saling bersikap santun, saling menghormati, saling toleran, dan saling membantu untuk kepentingan bangsa.  Mari kita saling bahu membahu bergotong royong demi kemajuan bangsa," imbuhnya. 

 

Di penghujung kegiatan upacara juga dilaksanakan pengukuhan relawan "Task Force" GERTAK. Task Force GERTAK atau yang bisa disebut dengan pasukan pink ini berjumlah 30 anggota dengan tugas mendukung pemerintah daerah dalam melaksanakan program GERTAK sebagai barometer penyelenggaraan program percepatan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Trenggalek. Diskominfo Trenggalek