USAID JAPRI Bersama Pemkab Trenggalek Berikan Modal Usaha kepada 50 Pengusaha Penyandang Disabilitas pada Peringatan HDI 2021

inovasi

06 December 2021

389
USAID JAPRI Bersama Pemkab Trenggalek Berikan Modal Usaha kepada 50 Pengusaha Penyandang Disabilitas pada Peringatan HDI 2021

Dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2021, sebanyak 187 pengusaha penyandang disabilitas di Kabupaten Trenggalek telah berhasil menyelesaikan pelatihan kewirausahaan melalui program USAID JAPRI (JAdi Pengusaha Mandiri).

Dari jumlah tersebut, USAID dengan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Trenggalek memberikan penganugerahan kepada 50 pengusaha penyandang disabilitas terpilih sebagai penerima dana awal usaha. Penyerahan ini sendiri digelar melalui metode hybrid dari Pendhapa Manggala Praja Nugraha, Senin (6/12/2021).

Kegiatan pendanaan awal dirancang sebagai kompetisi pendanaan, dimana para peserta diminta untuk mengajukan proposal bisnis sebagai bagian dari aplikasi mereka. Sedangkan pada bulan September 2021 lalu, putaran pertama aplikasi dibuka untuk pendanaan awal dan peserta mengajukan proposal mereka selama periode aplikasi tiga minggu.

Gelaran penganugerahan ini juga akan menghadirkan pendamping dan pelatih wirausaha dari USAID JAPRI yang telah melakukan pelatihan dan pendampingan kewirausahaan sejak Maret 2021 untuk pengusaha penyandang disabilitas.

Director of the Office of Economic Growth and Education USAID/Indonesia, Thomas Crehan dalam sambutannya mengatakan, “Stereotip, prasangka dan stigma di seluruh dunia berkontribusi pada diskriminasi dan pengucilan yang dialami oleh penyandang disabilitas dan keluarganya. Pandemi covid-19 telah menambah tantangan bagi mereka untuk berpartisipasi penuh dalam perekonomian," ungkapnya.

Dalam program ini Pemerintah Trenggalek bersamaUSAID mempromosikan kewirausahaan sebagai pilihan yang layak bagi penyandang disabilitas untuk mandiri secara ekonomi. Melalui inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan penciptaan lapangan kerja, kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif, sehingga mengarah pada perdamaian dan kemakmuran global.

Senada dengan Thomas Crehan, Chief of Party USAID JAPRI Anna Juliastuti menyebut USAID JAPRI ingin memberikan pelatihan kewirausahaan yang berkualitas bagi pengusaha penyandang disabilitas agar memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pengembangkan usahanya.

Selain itu pelatihan kewirausahaan ini juga dipastikan dapat menciptakan lingkungan bisnis yang inklusif bagi pengusaha penyandang disabilitas.  USAID dan mitra pelaksananya sangat menghargai dukungan dan kerjasama yang telah diberikan Pemerintah Kabupaten Trenggalek kepada USAID JAPRI selama proses pelaksanaan.

Acara pendanaan awal usaha USAID JAPRI di Trenggalek adalah yang ketiga dari rangkaian acara yang akan berujung pada acara penutupan program USAID JAPRI pada Januari 2022, dan merayakan keberhasilan program yang telah berjalan selama lima tahun. Diskominfo Trenggalek